September 22, 2021

YPHLI dan HLl Mensosialisasikan Pembuatan LRB

2 min read

Bekasi (MP) – Menindaklanjuti dari permasalahan adanya genangan air dan tidak lancarnya saluran air di wilayah Perumahan Vila Gading Harapan Blok BA 4, atas inisiatif beberapa warga yang difasilitasi oleh ketua RT Waris S Yawan.

Dengan mengundang YPHLI bersama HLI Jakarta untuk bekerja bersama melakukan kegiatan pembuatan lubang biopori (penyerapan air) di beberapa titik yang diketahui selalu tergenang air disaat hujan. Kegiatan dilaksanakan pada hari Minggu (25/10/2020) dimulai pukul 08.00 WIB.

Acara kegiatan trsebut dihadiri Ketua RW 038 Eko Sujianto, Ketua RT 01 Waris S Yawan , Ketua divisi lingkungan dengan pelaksana kegiatan M. Sofyan, warga RT 01/038, Ketum YPHLI Boy Junafiah, Ketum HLI Jon Efendi, Ketua HLI Jakarta. Mardiyanto serta beberapa anggotanya.

Dalam kesempatannya Waris S Yawan selaku Ketua RT 01/038 Vila Gading Harapan menyampaikan kegiatan menitik beratkan pada pelaksanaan hari ini dalam pelaksanaannya dapat bermanfaat bagi masyarakat khususnya dilingkugan sekitar.

Sedangkan menurut Ketum YPHLI Boy Junafiah dalam sambutannya berharap kegiatan ini berkesinambungan/ berlanjut, mengingat struktur tanah bekas pesawahan yang agak sulit untuk resapan dan penyimpanan air.

“sekarang ini kondisi memasuki musim penghujan serta cuaca ekstrim, kegiatan yang kita laksanakan semoga dapat bermanfaat dalam menanggulangi genangan air dengan dibuatkan biopori ini,” ujar Boy disela-sela kegiatan.

hal senada dikatakan Ketua RW 038, Eko Sujianto dalam pandangannya pentingnya edukasi dahulu kepada warganya, yang mana dalam hal ini untuk kerjasama yang berlanjutan kedepannya.

“Dimulai dari penyuluhan oleh YPHLI/HLI kepada warga akan pentingnya program pembuatan LRB ini,” harapnya.

Lain halnya menurut Jon Efendi Ketum HLI yang menekankan program ini juga diikuti dengan program penghijauan/penanaman pohon untuk lingkungan.

lanjutnya, dengan antusiasme masyarakat dalam bekerjasama dengan LSM dalam hal pelestarian lingkungan sekitarnya, diharapkan bisa meminimalkan dampak kerusakan lingkungan.

“Dengan semakin padatnya pemukiman dan semakin sempitnya lahan resapan air serta eksploitasi air tanah yang semakin besar. Semoga apa yang dititipkan oleh anak cucu kita dapat kita jaga dan lestarikan,” pungkasnya.(Red)

Print Friendly, PDF & Email

More Stories

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.