September 20, 2021

Kembali Buaya Serang Nelayan Di pantai Saumil, Polsek Wonosobo Ingat kan Warga agar Berhat hati

2 min read

Tanggamus MP – Seorang nelayan kembali diserang buaya saat mencari udang rebon di perairan pantai Saumil Pekon Karang Anyar Kecamatan Wonosobo Kabupaten Tanggamus, Jumat (27/11/20) pagi.

Menurut Kapolsek Wonosobo Polres Tanggamus korban serangan buaya tersebut bernama Irwan (25) warga Pekon Tanjung Agung Kecamatan Kota Agung Barat,Tanggamus.

“Korban diserang buaya, saat mencari udang rebon bersama 3 kawannya, pagi tadi sekitar pukul 06.30 Wib,” kata Iptu Juniko mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Oni Prasetya, SIK.

Iptu Juniko mengatakan, berdasarkan keterangan korban dan saksi-saksi buaya yang menyerang korban berukuran sekitar 3 meter. Beruntung gigitan buaya dapat terlepas namun korban mengalami luka cukup serius pada kaki kirinya.

“Akibat gigitan buaya tersebut, korban mengalami luka yang cukup dalam dan putusnya pembuluh darah di bagian kaki kirinya. Dan mendapat 11 jahitan,” ungkapnya.

Kapolsek menegaskan, atas terjadinya kembali nelayan digigit buaya. Pihaknya kembali melakukan koordinasi lintas terkait, memberikan himbauan langsung kepada nelayan dan akan menambah banner-banner himbauan.

“Kami kembali berkoordinasi dan aka melakukan penambahan pemasangan banner himbauan sehingga nelayan benar-benar memahami bahwa area tersebut rawan serangan buaya,” tandasnya.

Terpisah, menurut keterangan korban, saat ia diserang buaya, ia berusaha menghentak-hentakan kaki kanannya sehingga akhirnya dapat terlepas.

“Saya bersama bapak dan kakak saya mencari udang dipantai saumil, mendadak kaki saya tiba- tiba di gigit buaya. Saya berusah melepasnya dengan mengentakan kaki kanan kearah kepala buaya,” ucapnya.

Sementara itu, menurut Husnudhon selaku kakak korban yang juga bersama-sama mencari udang rebon. Darahnya dari kaki adinya cukup banyak sehingga ia langsung mengevakuasinya ke pihak medis.

“Adik saya sebenarnya tidak jauh dari saya saat jaring udang, dan tanda-tanda buaya tidak terlihat, dia teriak minta tolong sambil meronta rota yang akhirnya lepas dan langsung kepinggir.
Karena darahnya banyak akhirnya saya langsung antar adik ke tempat pak mantri Agung,” terangnya. (Red)

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.