Juni 24, 2021

Di Duga Proyek Asal Jadi Membuat Warga Kesal Dan Kecewa

2 min read

Metro MP-Proyek pembangunan Jalan Rabat Beton yang mengeluarkan biaya hingga ratusan juta rupiah, diduga dikerjakan asal jadi tepatnya di Purwosari, RT.036 RW.06, Metro Utara, Kota Metro membuat warga kecewa karena pembangunan jalan yang terkesan asal-asalan, kamis(10/06/2021).

Dari hasil Informasi, Proyek pembangunan jalan yang baru saja dikerjakan 2 bulan yang lalu, sudah mengalami banyak kerusakan, mulai dari retakan, berlubang bahkan sampai hancurnya tepi jalan rabat beton tersebut.

Salah satu warga setempat berinisial GT mengatakan, bahwa dirinya menyayangkan atas pekerjaan jalan tersebut yang terkesan asal jadi, kuat dugaan adanya korupsi dana pada pembangunan jalan itu, sehingga GT berharap kepada pihak terkait agar segera lakukan pengecekan pekerjaan jalan tersebut.

“Saya selaku masyarakat desa Purwosari, sangat menyayangkan dengan adanya bangunan jalan rabat yang terkesan asal jadi ,sebab dalam pembangunan jalan tersebut diketahui hanya di letakkan di atas tanah tanpa ada sedikit pun tanah yang di gali, parahnya lagi dalam pengerjaannya terindikasi ada penipuan, dikarenakan pemasangan bawahnya tidak di pasang besi,” ucap GT.

Selain itu, Saat pekerjaan masih dilakukan, masyarakat Puwosari melakukan komplain karena warga melihat pekerjaan yang tidak baik dan asal-asalan, tetapi tidak dihiraukan oleh pekerja proyek tersebut.

GT melanjutkan, tentang banyaknya kejanggalan dalam pengerjaan jalan tersebut.

“Selain saya yang kecewa masyarakat yang lain pun juga sama kecewa. Sebab pelaksanaan kegiatannya amburadul saya kira adukan semennya jauh di bawah standar karena warna pasir nya saja masih jelas. Kemudian pelaksanaannya sangat asal jadi, Pokoknya pekerjaan itu sangat asal jadi, jangankan di injak-injak oleh manusia oleh kaki hewan juga kayanya bakalan rusak,” imbuhnya.

Pekerjaan ini juga tidak adanya plang nama proyek pekerjaan yang diduga seperti proyek siluman, karena tidak ada yang mengetahui nama CV dan nilai pagu perkerjaan proyek tersebut.

Lanjut GT, Apakah benar dalam satu mesin molen berisi setengah sak semen, 15 bak pasir dan 8 bak batu split?, dan warga pun sudah komplain terkait isi adukan material di mesih molen tersebut.

“Warga sangat benar-benar kecewa dengan hasil jalan yang dikerjakan, Harapan warga tidak muluk-muluk, hanya ingin jalan ini baik saja, karena untuk kenyamanan warga. Bahkan dari pihak dinas PU sudah sempat meninjau lokasi namun sampai sekarang tidak ada perubahan,” pungkasnya. (Farel)

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.