Juni 28, 2022

Diduga Samuri kepala Sekolah SMAN 2 kota Jambi Menelantarkan Anak Bangsa Yang Ingin Bersekolah.

3 min read

JAMBi,mediapatriot.id- SMAN 2 kota Jambi Menjadi Sorotan Masyarakat Telah menelantarkan Anak bangsa Yang ingin mendapatkan Pendidikan Di kelas X M. Raja Pradipta Yang Sudah mendaftarkan bersekolah di SMAN 2 Beralamat di kec. Jambi timur alamat Jln.Pangeran Antasari Kel. Talang Banjar. dan Di janjikan Oleh kepala Sekolah Samuri kepsek SMAN2 kota Jambi kepada Qodri yang Mengurus Masuk sekolah. Bahwa sampai saat ini M. Raja Pradipta Tidak juga bisa bersekolah Sampai saat ini 5/11/21) dengan Nomor NISN.751/0068481650 , Berjenis kelamin Perempuan, Sedangkan Teman teman nya Sudah mau memasuki ujian Semester Pertama.

Di kompirmasi Media ke Pada Samuri yang menjabat kepala sekolah Bahwa Untuk saat ini Kami Sudah Penuh untuk menerima Siswa dan tidak bisa Lagi menambah Siswa di sekolahan kami. Sedangkan anak ini sangat membutuhkan Pendidikan Yang selama ini Tidak Mengikuti Pelajaran dari tamat SMP, kurang lebih 4 bulan lamanya.dan terkesan membiarkan anak bangsa ingin menuntut ilmu di SMA tersebut, Menghalagin atau membiarkan anak bangsa yang mau masuk Sekolah Sama dengan musuh Negara.dan sama juga Seperti Membunuh Anak bangsa serta Menjadi Penghianat bangsa sendiri.

Sedangkan Jika Mengikuti Peraturan Mentri Pendidikan, Pemerintah Melalui PPDB Sangat Di Batasin Siswa nya Untuk Mencegah Penularan Covid-19 dan Prokes kesehatan Tentu nya. Dan Hanya Di beri kan Perlokal 32 Siswa Peraturan yang Sebenarnya dari kementrian, Samuri banyak Menambah siswa Yang alamat nya boleh di bilang jauh dari zona, Dan Melalui Jalur Paindah dan tidak Mungkin dalam Waktu yg bersamaan bisa banyak anak yang Pindah Sekolah ke SMA2 dan bisa di cek Surat Pindah Dan Nomor dapodik Asal ya Dari mana Saja siswa tersebut.Sedang kan M. Raja Pradipta termasuk zona yang harus Dapat bersekolah dekat dengan tempat tinggal nya Tersebut.

Selain Melalaikan kan Anak Sekolah, Di duga Pihak Sekolah Berbisnis melalui jasa Parkir yang Di Pungut melalui Sekuriti atau Pun Penjaga sekolah, untuk Satu kendaraan 2 ribu rupiah, Sedangkan Untuk Parkir Anak Sekolah tidak di perbolehkan di Pungut Biaya, karena turut memberati biaya bagi Orang tua murid. Sedangkan Di sekolah D yang sama tersebut Parkir di gratiskan, Ada Apa ? Menurut Pemerintah Kota jambi, Jika Memungut Parkir wajib Mengurus Izin Parkir ke Dinas Pengeola Parkir Dan harus memakai Rompi Dari Pengelola Parkir. Menurut Pak Sekuriti Parkir Ini lah yang kami harapan karena Kalau Hanya gaji Cuma 1 juta, Buat apa kami kerja dak cukup gaji dari Pihak Sekolah.

Harapan M.Raja Pradipta Kepada Bapak Mentri Pendidikan tolong saya, Saya sangat ingin Bersekolah Sama seperti teman teman yang lain ya dan kepada Bapak gubenur Jambi tolong di perhatikan Nasib Saya. Kami hanya ingin menuntut Ilmu tidak lain. dan kepada Bapak kepala sekolah SMAN 2 Samuri Anda tidak mempunyai hati terhadap saya, Apa salah saya kepada bapak, Coba kalau anak bapak Seperti Saya Susah Buat masuk sekolah Bagai mana Perasaan Bapak, itu juga yang di rasakan Orang tua Saya, Bapak kan orang Pintar, Bapak di tunjuk Menjadi kepada sekolah, tapi tidak Pantas untuk Menjadi Pemimpin Buat Anak Bangsa, Ungkap nya.

Sedangkan awak media ingin mengkonfirmasi kepada Pihak sekolah, Selalu di halang halanginya Oleh Sekuriti bahkan terkesan seperti Preman dan tidak Pantas di Pekerjakan di sekolahan tersebut,Serta terkesan kepala sekolah Yang sengaja Menempati Mereka tersebut. Jangan Sampai Dunia Pendidikan dikotori Perilaku Premanisme. tutup nya.(Feri)

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.