Oktober 1, 2022

HUT Ke-22 Dwarma Wanita Persatuan (DWP

7 min read

Tanggamus mediapatriot.id–Bupati Tanggamus Hj. Dewi handajani, SE. MM. Menghadiri Hut Ke-22 Dharma Wanita Persatuan (DWP) yang di tempatkan di Bukit idaman Gisting Senin (20/12/2021).

Turut menghadiri Wakil Bupati Tanggamus Hi. AM. Syafe’i, Sekretaris Daerah Hamid heriyansyah lubis, Para Asiaten, Ketua TP PKK, Ketua Ikada, Ketua Bayangkari, Ketua persit kartika chandra kirana, Ketua adhyaksa dharma karini, Ketua Dharma yukti karini cab. Kota agung, ketua DWP kemenag Tanggamus.

Ketua DWP Kabupaten Tanggamus Ny. Nurain lubis Membacakan amanat Ketua DWP Pusat

Tanggal 7 Desember 2021, merupakan hari spesial bagi Dharma Wanita Persatuan yang memasuki usia ke-22 tahun. HUT DWP kali ini merupakan ulang tahun kedua yang diselenggarakan pada kepengurusan periode 2019-2024. Kepengurusan 2019-2024 terasa lebih berwarna meskipun berat, karena sudah lebih dari 1/3 (sepertiga) masa kepengurusan saat ini harus berdamai dengan
pandemi Covid-19, yang sampai saat ini belum juga berakhir dan entah kapan akan sirna.

Perlu saya sampaikan kilas balik berdirinya Dharma Wanita Persatuan sebagai pengingat bagi kita semua agar kita tidak lupa akan sejarah. Pada tanggal 5 Agustus Tahun 1974, dibentuk organisasi Dharma Wanita yang merupakan organisasi para istri pegawai Republik Indonesia. Organisasi ini didirikan oleh Ketua Dewan Pembina KORPRI saat itu, Amir Machmud, atas prakarsa Ibu Tien Soeharto sebagai Ibu Negara. Pada tahun 1998, organisasi wanita ini melakukan perubahan mendasar. Tidak ada lagi muatan politik dari pemerintah, Dharma Wanita menjadi organisasi sosial kemasyarakatan yang netral dari politik, independen, dan demokratis. Nama Dharma Wanita kemudian berubah menjadi Dharma Wanita Persatuan. Penambahan kata ‘Persatuan’ disesuaikan dengan nama Kabinet Persatuan Nasional, di bawah kepemimpinan Presiden Abdurrahman Wahid. Perubahan organisasi ini tidak terbatas pada penambahan kata ‘Persatuan’ namun juga berubah menjadi organisasi yang mandiri dan demokratis Pada tanggal 7 Desember 1999 diadakan Munas Luar Biasa yang menghasilkan terbentuknya Dharma Wanita Persatuan yaitu Organisasi istri pegawai negeri sipil, sebagai wujud baru dari organisasi yang
sebelumnya dikenal sebagai Dharma Wanita. Dan pada
tanggal 7 Desember 1999 ditetapkan sebagai lahirnya
Dharma Wanita Persatuan. Yang kemudian pada
tanggal 7 Desember setiap tahunnya kita peringati
sebagai Hari Ulang Tahun Dharma Wanita Persatuan
(DWP).

Selanjutnya Musyawarah Nasional Ke-IV pada 11-12 Desember 2019, mensahkan perubahan AD dan ART untuk menyesuaikan dengan dinamika dan kebutuhan organisasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Perubahan mendasar atas bunyi dan isi pasal dalam anggaran dasar terdapat pada pasal-pasal yang mengatur antara lain:

  1. Ketua Umum → dijabat oleh istri menteri yang
    membidangi aparatur negara dimana sebelumnya
    dipilih dan ditetapkan oleh munas;
  2. Ketua DWP → melekat pada istri sekjen/sesmenko/
    sesmen/sekda serta istri kepala LPNK.
  3. Pengurus DWP dijabat oleh istri ASN aktif dan atau ASN perempuan.

Perubahan Anggaran Dasar hasil Munas ke IV tahun 2019 ini membawa konsekuensi yang besar dan dinamis terhadap kepengurusan di setiap tingkatan diseluruh Indonesia, ini merupakan tantangan sekaligus peluang bagi kita semua untuk membangun sinergi dan bergandeng tangan secara erat, agar gerak langkah Organisasi tetap melaju sesuai dengan visi dan misi yang telah ditetapkan.

HUT ke-22 DWP kali ini mengusung tema “Membangun Ketahanan Perempuan Indonesia melalui Kesehatan Mental dan Pemulihan Bisnis
UMKM”. tema ini sengaja kami angkat untuk meningkatkan pemberdayaan ekonomi perempuan dan memastikan bahwa program-progam kerja DWP saat ini dan ke depan senantiasa berorientasi untuk mewujudkan kesejahteraan anggota keluarga dan masyarakat melalui pendidikan, ekonomi dan sosial budaya.

Selama kurang lebih 2 tahun Pandemi Covid-19, telah meluluh lantakkan banyak sendi kehidupan terutama sendi kesehatan mental dan perekonomian keluarga, tidak terhitung berapa banyak keluarga Indonesia yang kehilangan anggota keluarga yang sekaligus merupakan tulang punggung keluarga, hal ini tentu meninggalkan jejak kesedihan yang dapat mengganggu kesehatan mental dan perekonomian keluarga.

Serangkaian acara dalam rangka memperingati HUT ke-22 DWP telah diselenggarakan dengan baik
dan sukses, seperti bakti sosial, webinar-webinar dan puncaknya pada hari ini Panitia HUT juga mengadakan Talk Show dengan mengambil tema yang sama, tema HUT DWP yaitu “Membangun Ketahanan Perempuan Indonesia melalui Kesehatan Mental dan Pemulihan Bisnis UMKM”, yang tentunya menghadirkan nara
sumber yang berkompeten di bidangnya.

Pelaksanaan kegiatan ini terselenggara semata-mata karena adanya sinergitas luar biasa dari seluruh stake holder, untuk itu ijinkan saya menyampaikan apresiasi dan ucapan terimakasih yang setinggi-tingginya kepada semua pihak yang mendukung
terselenggaranya acara ini tanpa terkecuali.

Rangkaian kegiatan dan acara yang telah dilaksanakan dalam
rangka peringatan HUT ke-22 DWP di fokuskan dan
bertujuan untuk :

  1. Meningkatkan kemampuan ekonomi para pelaku
    usaha UMKM khusus Ibu-Ibu Dharma Wanita dalam
    mempertahankan usaha dimasa pandemi Covid-19;
  2. Meningkatkan kepercayaan diri dalam usaha
    menjaga kesehatan mental.
    Dimana dalam pelaksanaannya pun kami menggunakan SLOGAN “Bersama Membangun
    Ketahanan Perempuan Indonesia: Mental Sehat, Bisnis
    UMKM Pulih!”, slogan ini merupakan penyemangat dan
    pengingat kita semua bahwa kita adalah merupakan perempuan berdaya saing global.

Dan perlu kita ingat bahwa DWP merupakan salah satu organisasi perempuan terbesar saat ini dengan jumlah anggota
lebih dari 4 juta anggota yang merupakan isteri ASN atau ASN perempuan yang tersebar di seluruh Indonesia, jika dihitung dengan anggota keluarga inti
yang terdiri dari suami dan anak-anaknya maka bisa di
pastikan bahwa keluarga DWP diperikirakan akan mencapai lebih dari 12 juta orang, jumlah yang besar bagi sebuah organisasi.

Kami berharap bahwa keberadaan anggota DWP
dan keluarganya di seluruh wilayah Indonesia ini menjadi role model dan simpul pemersatu bangsa.
Dengan keanggotaan yang demikian besar, maka sangat tepat DWP memposisikan diri sebagai mitra strategis pemerintah. Hal ini terlihat dengan jelas dari Rencana Strategis DWP dan implementasi program-
program kerjanya di 3 (tiga) bidang utama kegiatan DWP
yaitu bidang Pendidikan, Ekonomi dan Sosial Budaya
yang mengacu kepada Rencana Aksi Nasional yang
ditetapkan Pemerintah sesuai Tujuan Pembangunan
Berkelanjutan (Sustainable Development Goals).

Beberapa waktu terakhir ini seolah-olah pandemi sudah melandai di negara kita tercinta, tapi tidak ada jaminan apapun bahwa pandemi akan atau telah sirna, bahkan baru-baru ini ditengarai ada vairan Virus baru yang ditemukan dibelahan benua
lain yang dimungkinkan bisa masuk ke negara kita. Namun saya yakin Pemerintah juga pasti telah mengambil langkah-
langkah preventif yang diperlukan untuk mencegah
penyebaran virus tersebut. Sehingga tidaklah salah
selalu waspada, sebagai perisai diri maka sebaiknya kita selalu menjaga dan menerapkan Prokes yang telah di atur oleh Pemerintah.

Ditengah pandemi saat ini, sebagian dari saudara-saudara kita juga harus mengalami musibah dengan adanya Erupsi Gunung Semeru, kami dan kita
semua turut prihatin dan sangat merasakan penderitaan
yang harus mereka alami, semoga saudara-saudara kita
korban Erupsi Gunung Semeru diberikan kesabaran dan
kekuatan dalam menghadapi musibah ini.

Dalam sambutannya Bupati Menyampaikan, Sesuai tema HUT ke-22 DWP tahun 2021; “Membangun Ketahanan Perempuan Indonesia melalui Kesehatan Mental dan Pemulihan Bisnis UMKM”. Maka kepada para anggota Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Tanggamus yang merupakan organisasi istri PNS yang mempunyai potensi yang
besar dari tingkat Kabupaten sampai tingkat Kelurahan, untuk dapat memberikan dukungan dan komitmen penuh terhadap pemerintah daerah dalam bentuk peran aktif membantu program pemulihan ekonomi nasional dan daerah sebagai dampak pandemi Covid-19 yang belum berkesudahan ini.

Selain itu saya minta untuk mendukung program Percepatan Vaksinasi di seluruh wilayah Kecamatan dan pekon seKabupaten Tanggamus. Kita telah melaksanakan Vaksinasi ditiap pekon dan Puskesmas
seKabupaten Tanggamus. Angka Vaksinasi Covid-19 sudah mencapai angka lebih dari 60%, dan akan terus kita genjot, paling tidak di angka 70% pada awal 2022.

DWP Kabupaten Tanggamus juga dapat memberikan kontribusi dan komitmen untuk
meningkatkan derajat kesehatan masyarakat yakni mewujudkan masyarakat sehat jasmani dan rohani, serta ikut andil dalam membantu mengembangkan dan mempromosikan produk unggulan UMKM Kabupaten Tanggamus dalam meningkatkan masyarakat produktif, berdaya saing dalam ekonomi kreatif dan pariwisata.

Dalam kesempatan ini saya mengajak kepada segenap pengurus dan anggota DWP untuk menjadikan peringatan Hari Ulang Tahun DWP ke-22 ini sebagai jembatan untuk bersinergi antara satu dengan lainnya sehingga dapat membawa perubahan ke arah yang lebih baik khususnya bagi
kiprah dan peran DWP, baik kiprah dan peran sebagai ketahanan keluarga dan juga dalam meningkatkan kinerja suami.

Peringatan HUT DWP hakekatnya merupakan wujud penghargaan dan penghormatan terhadap kiprah dan pengabdian perempuan dalam kehidupan keluarga, masyarakat, bangsa dan Negara. Namun juga harus dipahami bahwa peringatan HUT DWP bukan hanya kegiatan seremonial belaka, akan tetapi
hendaknya dijadikan sebagai momentum untuk kilas balik sejarah terbentuknya DWP, serta merefleksikan atas kontribusi apa yang telah diberikan bagi kemajuan DWP Kabupaten Tanggamus.

Pada momentum HUT DWP ke-22 Tahun 2021 ini, Saya juga mengingatkan bahwa dalam berkegiatan DWP tidak harus berdiri sendiri, namun selalu bermitra dengan OPD terkait, organisasi-organisasi wanita dan lembaga masyarakat lainnya. Untuk itu, mari ciptakan dan kembangkan sinergi yang baik dan saling menguatkan satu sama lain. Saya harapkan kepada seluruh pimpinan OPD, selaku Pembina DWP agar senantiasa memberikan dukungan dengan menjadi teladan, melakukan pembinaan dan kerja sama yang baik, serta memberikan arahan untuk kemajuan Dharma Wanita.

Organisasi ini didirikan salah satu tujuan adalah meningkatkan rasa kebersamaan, persatuan dan kekompakan dari masing-masing anggotanya. Banyak cara yang dapat dilakukan untuk dapat meningkatkan persatuan dan kesatuan anggota, contohnya adalah seperti yang dilakukan pada saat ini yaitu berkumpul
melaksanakan Rangkaian Peringatan HUT DWP dan Bakti Sosial pada masyarakat. Harapan Saya adalah Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Tanggamus tetap langgeng berjalan ke depan, karena masih banyak yang diperlukan untuk membangun masyarakat, untuk itu diperlukan uluran tangan para ibu-ibu yang tergabung dalam DWP untuk membangun daerah ini.

Saya menyambut baik atas penyelenggaraan kegiatan pada hari ini, tak lupa pula ucapan
terimakasih dan penghargaan kepada Ketua beserta Pengurus DWP Kabupaten Tanggamus selaku Penyelenggara Rangkaian Peringatan HUT DWP dan Bakti Sosial yang dilaksanakan hari ini. Selain itu dalam kegiatan hari ini juga ada penyerahan Bantuan berupa tabungan bagi anak yatim piatu karena orangtuanya meninggal akibat Covid-19, Dengan masing-masing anak menerima Rp.600.000,- untuk yang bersekolah, dan Rp.900.000,- untuk anak yang belum bersekolah. Bantuan ini bersumber dari Kementerian Sosial melalui Balai Ciung Wanara Bogor Jawa Barat. Untuk itu kami ucapkan terimakasih kepada Ibu Menteri Sosial dan Pimpinan Balai Ciung Wanara Bogor, bantuan ini sangat bermanfaat bagi anak-anak warga Tanggamus yang kurang beruntung.

Mengakhiri sambutan ini, Saya mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun ke-22 Dharma Wanita Persatuan, harapannya Dharma Wanita Persatuan semakin kokoh dalam mengemban visi dan misinya. Semoga Allah SWT, senantiasa mencurahkan nikmat sehat dan memberkahi Kabupaten Tanggamus agar lebih maju dan berkembang.(dau)

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.