Oktober 7, 2022

Kakon Gunung Kasih Kec Pugung Tepis Dugaan Korupsi DD Pekon Gunung Kasih

3 min read

Tanggamus mediapatriot.id-Ramainya pemberitaan di media terkait Anggaran dana desa (DD) Pekon Gunung kasih kecamatan pugung kebupaten tangamus tahun 2021 di duga kakon gunung kasih cuci tangan pasalnya anggaran kegiatan tahun yang berjalan bukan tangung jawabnya yaitu Pj sebelumnya .

Terkuaknya dugaan anggaran mark-up di pekon gunung kasih bermula dari keterangan seketraris juga kadus pekon setempat saat di temui beberapa media ini di balai pekon terkait realisasi anggaran (DD)pada tahun 2021 yang diduga sangat pantastis . Selasa 8/2/22 yang lalu .

Perlu di ketahui anggaran (DD )pekon gunung kasih pada tahun 2021 berkisar rp1.milyar lebih

Kepala pekon Gunung kasih ,Budi saat di kofirmasi media ini , menepis adanya dugaan mark-up terkait anggaran dana desa tahun 2021 , dirinya mengaku tidak ada keterlibatan dirinya , dan mengaku yang di beritakan di media itu salah semua .yang lebih parah lagi kegiatan di tahun itu masih tangung jawab Pj sebelumnya ,bukan di jaman saya .ukapnya

” Di tahun 2021 ,tidak ada keterlibatan saya ,dan pemberitaan di media itu salah semua,kalau jaman saya tidak ada seperti itu ,tepis Budi saat di komfirmasi media ini via Telpon seguler Selasa malam 15/2/22

Disingung terkait kegiatan anggaran dana desa 2021 diduga kuat bermasalah , seperti anggaran pembelian baliho dan juga poster,ataupun informasi desa menurut Budi , pemberitaan itu salah semua ,dan mengaku tidak ada kaitannya dengan saya .

“Anggaran itu ,tidak ada sudah coret coret sama Pj,juga dari kecamatan ,karna di alihkan ,untuk covid ,sangahnya .

Pasalnya pada tahun 2021 anggaran dana desa (DD ) yang di kucurkan pada pekon gunung kasih dalam kurun waktu satu tahun berkisar rp 1.070.631.000 .

Berita sebelumnya
Dari sejumlah kegiatan yang di anggarkan di dana (DD) pekon gunung kasih diduga tak terleasasi (piktif)dan juga beberapa sistem kegiatan di tahun 2021 kuat di duga di Mark -up .

Seperti kegiatan penyelenggaraan posyandu (makan tambahan ,kelas ibu hamil,kelas lansia ,dan insentif kader posyandu pada tahap satu ,sebesar 26.100.000 tahap ll ,sebesar Rp 54.240.000 diduga piktif dan juga di Mark -up.
Lalu kegiatan pemeliharaan jalan usaha tani ,pada tahap l sebesar Rp 58.136.000
Begitu juga tahap ll di realisasikan dengan nilai pagu yang sama yaitu Rp 58.136.000untuk pembagunan jalan telpot.

Yang lebih mengherankan lagi dan sangat fantastis , pada anggaran kegiatan penyelengaraan informasi publik desa ,seperti (pembuatan poster,baliho, dan papan informasi LPJ APBDes, di anggarkan Rp 51 .085.000 pada tahap l,sedangkan di tahap ll ,di anggarkan lagi sebesar rp 8.000.000

Selain itu juga ada pemeliharaan munumen /gapura /batas desa di anggarkan Rp 10.000.000 tahap l,dan di anggarkan lagi tahap ll sebesar Rp 10..000.000

Untuk peningkatan pasilitas jamban umum/mck umum ,di anggarkan Rp 60.000.000

Sedangkan untuk pembagunan /rehabilitasi peningkatan sarana jalan desa ( gorong-gorong / selokan/box /slab/culvert/drainase Rp 30.950.000 pada tahap l,sedangkan tahap ll di anggarkan lagi dengan pagu yang sama yaitu Rp 30.950.000.

Banyaknya dugaan kegiatan anggaran fiktip,juga anggaran yang duga kuat di mark-up di pekon gunung kasih tersebut ,di kuatkan dari ketrangan sekertaris desa (Sekdes) Ubaidillah pekon gunung kasih saat di kofirmasi media ini di Balai pekon setempat ,Selasa 8/2/22 .

Menurut ketrangan Ubaidillah ,mengaku kalau kegiatan penyelengaraan posyandu pada tahap satu tidak di realisasikan (tidak di laksanakan) ada 3 titik posyandu.

“Awal nya ada untuk anggaran posyandu tapi udah di ganti karna ada untuk covid yang 8 persen itu. Kalo gak salah itu udah di hapus dan gak di salurkan ke posyandu,”terang Sekdes.

Lebih lanjut Ubaidillah. Untuk pengadaan seperti baleho,poster untuk himbauan soal covid-19 untuk di pasang di posko-posko.

“Untuk banner itu ada tentang coviv-19 untuk anggaran nya berapa saya tidak tau, kalo masalah ada tidak nya ada juga,kalo untuk Untuk beberapanya kurang tau,”imbuhnya.

Di singung untuk peroyek jalan tani jelas Ubai dila,di bagun jalan Telford (underlah) sepanjang 430 meter kalau anggaran tidak ingat.
Sedangkan penyelenggaraan informasi publik di anggaran pihak nya tidak mengetahui anggaran dan beberapa nya untuk anggaran informasi publik.

“Beberapanya saya juga lupa,saya juga bingung berapa anggaran nya dan berapa bijinya buat banner itu,”jelas Ubaidillah sambil kebingungan.(tim)

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.