Oktober 7, 2022

Komandan KODIM 0424/Tanggamus Tinjau Aksi Damai Mahasiswa Dan Elemen Masyarakat Di Pemkab Tanggamus

4 min read

Tanggamus,- Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam PMII dan elemen masyarakat kabupaten Tanggamus melaksanakan aksi damai menolak kebijakan pemerintah yang telah menaikan harga BBM bersubsidi 12/09/22

Dalam aksi tersebut mahasiswa yang tergabung dalam PMII dan elemen masyarakat melaksanakan aksi damai dengan titik kumpul awal di Taman Wisata Air Terjun Way Lalaan,dengan koordinator aksi Aris Muflihan dan selaku orator Dauri.dan aksi damai tersebut dikawal dengan aparat kepolisian Polres Tanggamus dan pengaman dari DANDIM 0424/Tanggamus

Dalam orasinya peserta aksi damai menyampaikan beberapa tuntutan yang isinya adalah

  1. Menolak tegas kenaikan harga BBM bersubsidi.
  2. Pemerintah harus mengkaji ulang kebijakan menaikkan harga BBM karena kebijakan tersebut sangat tidak berpihak pada masyarakat.
  3. Program bantuan sosial yang diberikan hanyalah pemanis untuk menenangkan hati masyarakat namun kami menilai langkah yang diambil tersebut tidaklah tepat.
  4. Kami meminta pemerintah daerah dapat menyampaikan aspirasi kami ini kepada pemerintah pusat.
  5. Kami meminta pemerintah daerah dapat kembali mengkaji BUMD yang ada di kabupaten Tanggamus karena menurut kami BUMD yang ada di kabupaten Tanggamus ini manfaatnya tidak dinikmati oleh masyarakat kabupaten Tanggamus, untuk itu kami meminta kepada pemerintah daerah dan penegak hukum yang ada di kabupaten Tanggamus dapat bertindak.
  6. Kami meminta untuk dilakukan audensi terbuka bersama kami dalam menjawab keresahan masyarakat ini.

Menanggapi tuntutan pendemo tersebut pihak Pemda Tanggamus melalui Sekertaris Daerah Kabupaten Tanggamus Drs. Hamid Heryansyah Lubis menyampaikan
Kami pemerintah daerah telah menerima apa yang disampaikan oleh rekan-rekan sekalian, kami selaku pemerintah daerah dalam hal pendistribusian bantuan sedang membahas untuk sasaran yang akan disalurkan.

Kami selaku pemerintah daerah mendukung apa yang menjadi aspirasi masyarakat, pemerintah punya penjelasan tersendiri terkait kebijakan pemerintah dalam menaikkan harga BBM, kami tidak berbicara setuju dan tidak setuju terkait dengan kenaikan harga BBM namun harus kita pahami bersama bahwa apa yang menjadi kebijakan pemerintah pasti telah melalui kajian tentang pengalihan anggaran subsidi BBM tersebut.

Porsi terbesar dari subsidi yang dikurangi saat ini di alihkan untuk bantuan sosial masyarakat, untuk itu kami mengajak kepada seluruh mahasiswa dan elemen masyarakat untuk sama-sama memantau penyaluran dana bantuan sosial agar tepat sasaran.

Terkait dengan BUMD sesuai dengan instruksi pemerintah pusat bahwa adanya BUMD adalah untuk menopang perekonomian masyarakat dan menambah pendapatan daerah serta kesejahteraan masyarakat kabupaten Tanggamus, adapun BUMD yang ada di kabupaten Tanggamus telah memberikan kontribusi terhadap masyarakat, untuk BUMD AMDK Wayku saat ini sedang kita kaji dikaitkan dengan hasil yang dicapai, untuk evaluasi akan tetap kita laksanakan bahkan jika ada temuan maka akan kita eksekusi.

Setelah mendapatkan jawaban atas tuntutan tersebut mahasiswa yang tergabung dalam PMII dan elemen masyarakat melanjutkan aksinya ke Gedung DPRD Kabupaten Tanggamus dan diterima oleh wakil ketua I DPRD kabupaten Tanggamus Irwandi Suralaga,Nuzul Irsan, sekertaris dewan Drs,Sabarudin

pada kesempatan tersebut Irwandi Suralaga memberikan tanggapan terhadap aksi tersebut dan akan meneruskan aspirasi dari mahasiswa serta elemen masyarakat kepada pemerintah Provinsi dan pusat bahkan anggota DPRD kabupaten Tanggamus siap menandatangani nota kesepakatan yang disodorkan oleh pendemo, adapun isi dari nota kesepakatan tersebut isinya :
Pada hari Senin 12 September 2022 telah dibuat kesepakatan oleh anggota DPRD Tanggamus terhadap masa aksi tolak kenaikan BBM 2022 dalam hal ini sepakat dalam perjanjian tersebut sebagai berikut:

  1. Kami atas nama DPRD Tanggamus atas nama kemanusiaan untuk mengawal dan memastikan BBM turun.
  2. Kami atas nama DPRD Tanggamus menolak kenaikan BBM yang sangat memberatkan rakyat.
  3. Kami atas nama DPRD Tanggamus bersedia menyurati Bupati Tanggamus untuk mengambil sikap Tanggamus menolak kenaikan BBM.

Secara sadar kami DPRD Tanggamus telah berkesepakatan untuk mendukung aksi massa di sumber dalam menolak kenaikan BBM apabila dalam waktu 2 minggu terhitung sejak surat ini ditandatangani dan kami mengingkarinya kami siap didemo masa aksi lebih besar dan diturunkan dari jabatan kami.

Ditandatangani oleh wakil ketua 1 DPRD Tanggamus Irwandi Suralaga, Nuzul Irsan, Yoyok Sulistyo, Edi Yalismi, Mujibul Umam Fachrudin Nugroho.

Ketua PMII Tanggamus Dauri Ruansyah mengatakan dalam orasi nya akibat kenaikan harga BBM sangat luas dan membebani masyarakat, antara lain naiknya biaya transportasi, logistik, inflasi, hingga kebutuhan masyarakat.Harga kebutuhan masyarakat otomatis na seperti, sembako, pangan, sandang, papan dan lainnya, sementara daya beli masyarakat turun yang menyebabkan angka kemiskinan meningkat,” katanya.
Dia berharap Pemkab Tanggamus turun melihat langsung dampak yang dirasakan masyarakat kecil yang menjerit. Meski pemerintah sudah memberikan solusi Bantuan Langsung Tunai (BLT), Bantuan Subsidi Upah (BSU) dan Bantuan Angkutan papar nya

Aksi demo selesai dalam keadaan tertib dan aman, kegiatan tersebut mendapatkan pengamanan ketat dari Kodim 0424/Tanggamus yang dipimpin langsung oleh Letkol Arm. Micca Arruan S.E.,M.M, Polres Tanggamus yang dipimpin langsung oleh AKBP Stya Widhi Widaryadi S.I.K, Satpol PP Kabupaten Tanggamus, dan Dishub Kabupaten Tanggamus.

Selesai melaksanakan kegiatan pengamanan Dandim 0424/Tanggamus beserta Kapolres Tanggamus mengucapkan terimakasih kepada seluruh unsur yang terlibat dalam pengamanan aksi demonstrasi karena telah dapat melaksanakan tugas dengan baik dan berhasil menjaga kondusifitas wilayah Kabupaten Tanggamus.(patriot iNews tv melaporkan dari Tanggamus)

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.