Oktober 1, 2022

Jasat Bayi laki laki Terapung di bendungan waduk Batu Tegi Tanggamus.

2 min read

Tanggamus – Mayat Bayi Berjenis Kelamin Laki Laki di temukan mengapung dilokasi dermaga Waduk Batu Tegi kecamatan air naningan kabupaten Tanggamus pada pukul 14.00wib.sabtu(17/09)

Indraman (48) yang menyaksikan kejadian tersebut mengatakan “Penemuan bermula pada saat pengunjung Waduk Batu Tegi hendak menyeberang menggunakan perahu tiba-tiba salah satu pengujung melihat seperti bayi yang mengapung dipinggir Dermaga.

sehingga seketika itu pula pengunjung yang lain menyaksikan hal tersebut dan meberitahukan kepada masyarakat setempat serta melaporkan penemuan tersebut kepala pihak Polsek Pulau Panggung,”ucapnya.

Sehingga segera diambil tindakan membawa jenazah ke puskesmas setempat untuk dilakukan visum.

Berdasarkan hasil pemeriksaan medis ditemukan luka Memar dipundak kiri,Plasenta sisa sedikit,
Posisi tengkorak remuk,Cidera kepala berat,Cidera di pergelangan tangan kanan dan memar diseluruh badan bagian kanan,jugaterdapat luka Memar seluruh bagian perut namun bagian Organ tubuh masih.

Mayat Bayi diperkirakan sudah selama 2 hari,sementara mayat bayi berjenis kelamin laki-laki yang ditemukan tersebut sengaja dibuang oleh pelaku pada saat setelah dilahirkan berdasarkan ciri-ciri yang ditemukan.

Kapolsek Pulau Panggung Iptu Musakir, S.H mengungkapkan, mayat bayi tersebut ditemukan oleh pengunjung yang hendak menyebrang dari dermaga pada Sabtu, 17 September 2022, lalu.

“Mayat bayi berjenis kelamin laki-laki, awalnya dilihat oleh pengunjung telah terapung pada pukul 14.00 WIB,” ungkap Iptu Musakir mewakili Kapolres Tanggamus Polda Lampung AKBP Satya Widhy Widharyadi, S.I.K., M.K.P., Senin, 19 September 2022.

Kapolsek mengatakan, tindakan kepolisian yang telah dilakukan pihaknya dengan mendatangi TKP penemuan bersama pihak medis, mendata dan meminta keterangan saksi-saksi dan membawa jenazah Ke Puskesmas Air Naningan untuk dilakukan visum.

“Berdasarkan arahan pimpinan guna tindak lanjut identifikasi, kemudian jasad bayi tersebut kami bawa ke RS Bhayangkara guna dilakukan autopsi,” kata Iptu Musakir.

Dijelaskan Kapolsek, berdasarkan hasil pemeriksaan medis Puskesmas Air Naningan, pada jasad bayi ditemukan memar dipundak kiri, terdapat sedikit plasenta, posisi tengkorak remuk, cidera kepala berat, cidera di pergelangan tangan kanan dan memar diseluruh badan bagian kanan, memar seluruh bagian perut.

“Untuk organ tubuh masih utuh dan diperkirakan oleh pihak medis, bayi tersebut sudah meninggal selama 2 sebelum ditemukan,” jelasnya.

Menurut Kapolsek, untuk dugaan sementara mayat bayi yang ditemukan meninggal tersebut sengaja dibuang dengan dikuatkan tanda-tanda pada tubuh bayi.( )

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.