Januari 29, 2023

Perusahaan Abaikan CSR, Ketua RW 05 Jatake Angkat Bicara

2 min read

Tangerang,- Mustofa Ali, SH Ketua RW 05 sekaligus Praktisi Hukum melakukan kunjungan ke perusahaan-perusahaan yang ada di wilayah RW 05 Jatake, kecamatan Jatiuwung, kota Tangerang. Jumat, (04/11/22).

Setelah bersilaturahmi ke perusahaan-perusahaan yang ada di wilayah RW 05 khususnya dan melakukan bincang-bincang dengan masing-masing pihak manajemen perusahaan dalam hal ini saya fokus mengenai penyaluran CSR (Corporate Social Responsibility) atau TJSL (Tanggung Jawab Sosial Dan Lingkungan) terhadap lingkungan RW 05.

“Hampir semua perusahaan-perusahaan tidak peduli dengan penyaluran CSR atau TJSL untuk lingkungan, bahkan mereka seolah-olah tidak mengerti akan kewajiban mereka mengenai penyaluran CSR kepada lingkungan dimana perusahaan tersebut berada,”Ucap Mustofa Ali

Mustofa Ali menambahkan bahwa penyaluran CSR atau TJSL adalah kewajiban perseroan sebagaimana Undang-Undang dan aturan yang ada di daerah.

Penyaluran CSR atau TJSL ini jelas ada aturan yang mengaturnya, seperti termaktub dalam Pasal 74 ayat 1 Undangan-Undangan PT bahwa perseroan yang menjalankan usahanya dibidang dan/atau berkaitan dengan sumber daya alam wajib melaksanakan tanggung jawab sosial.

“Ini sudah Peraturan Walikota Tangerang Nomor 49 Tahun 2014 tentang Petunjuk Pelaksanaan Peraturan Daerah Kota Tangerang Nomor 8 Tahun 2012 tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perseroan Terbatas Pasal 4 ayat 1 mengatakan Perseroan yang berada di Daerah mengutamakan pelaksanaan TJSL di lingkungan setempat dimana Perseroan itu melakukan usaha, jadi jelas terang benerang aturan mengenai CSR atau TJSL ini, tidak ada lagi alasan perusahaan untuk tidak menyalurkan CSR atau TJSL kepada lingkungan dimana mereka berada,”Tegas Pratisi Hukum tersebut.

Mustofa Ali berharap semua instansi pemerintahan mengontrol perseroan atau perusahaan-perusahaan mengenai penyaluran CSR. Harapan kami perusahaan-perusahaan yang ada di sekitar lingkungan kami peka terhadap kewajiban mereka, begitupun pemerintah baik Eksekutif ataupun legislatif baik pusat atau daerah mengontrol kewajiban perseroan.

“Untuk menyalurkan CSR atau TJSL kepada lingkungan dimana mereka berada, jika semuanya tidak peka jangan salahkan bilamana ada parlemen jalanan, jangan sampai masyarakat jenuh dengan tidak adanya itikad baik perusahaan untuk menjalankan aturan yang sudah ada,”tutup Mustofa Ali.(Tim)

Print Friendly, PDF & Email

More Stories

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.