Januari 29, 2023

Wakil Ketua LMP Prov Lampung R. Budi Hermawan angkat bicara Terkait Beredar nya Vedio Terkait Permasalahan LMP Provinsi Lampung


Bandar Lampung -Wakil ketua LMP Provinsi Lampung R.Budi Hermawan Menanggapi Vidio yang beredar dari Sdr. Budi Indarto yg mengatakan Berdasarkan UUD No. 17 Tahun 2013 bahwa setiap perkumpulan harus membuat akta pada Notaris dan pengesahannya kepada Kemenkumham. pengesahan LASKAR MERAH PUTIH oleh Kemenkumham sudah ada pada tahun 2014 dengan nomor : AHU 00887.60.10.2014 sebagai Ketua Umum Adek Erfil Manurung, SH dan Neneng A Tuti sebagai Sekretaris Jendral.

Saya R.Budi Hermawan sebagai Wakil Ketua Markas Daerah Provinsi Lampung dibawah kepemimpinan Ketua Markas Daerah H. Johan Nasri, SE dan Ketua Umum H. M. Arsyad Cannu akan menegaskan “yang harus diingat bahwa pembuatan akta LASKAR MERAH PUTIH Tahun 2014  Oleh Notaris DR. Tintin Surtini, SH., MH., MKn.

Dan AHU Nomor : AHU 00887.60.10. Tahun 2014 disebut sebagai Ketua Umum H. Adek Erfil Manurung, SH dan Sekretaris Jendral Neneng A Tuti, Disebut sebagai berarti sifatnya sementara karena dalam kalimat itu terdapat jabatan yang ada masa bhaktinya, seandainya pada waktu itu Ketua Umumnya Udin atau Iwan dan Sekretaris Jendralnya Wati atau Wina maka disebut sebagai Ketua Umum dan Sekretaris Jendralnya ya nama tersebut.

Agar tidak gagal paham, AHU nomor : AHU 00887.60.10 tahun 2014 adalah AHU milik Organisasi dan bukan AHU milik Ketua Umum atau milik pribadi dan siapapun Ketua Umumnya maka AHU Organisasinya  menggunakan AHU tersebut.

Selanjutnya Didalam sebuah Organisasi didalam pembuatan akta untuk mendapatkan pengesahan dari Kemenkumham maka harus ada AD / ART karena AD / ART adalah landasan dasar dari sebuah Organisasi yang mengatur dalam berjalannya Organisasi kedepan  …. ini yang harus di ingat.

Kemudian dikatakan oleh Sdr. Budi Indarto berdasarkan AHU nomor 000978.AH.01.08 tahun 2020 tanggal 30 September tahun 2020 tentang persetujuan perubahan badan hukum perkumpulan ormas LASKAR MERAH PUTIH atas nama Adek Erfil Manurung, SH sebagai Ketua Umum dan Neneng A Tuti sebagai Sekretaris Jendral, jadi mulai AHU 2014 sampai AHU 2020 atas nama Ketua Umum H. Adek Erfil Manurung, SH.

Saya akan jawab kembali sudah saya katakan di poin 2 sebelumnya. Dasar merubah AHU 2014 ke AHU 2020 dasarnya apa ? sudahkah sesuai dengan aturan yang tertuang dalam AD/ART ? kenapa tidak melibatkan seluruh Majelis Tinggi Dewan Pendiri ? Kenapa tidak menyertakan AHU 2014 dan Notaris sebelumnya ? dan kenapa merubah AHU masih menggunakan nama yg sama dan atribut yang sama ?.

LASKAR MERAH PUTIH dan Notaris sebelumnya masih ada loh, dengan mengganti AHU 2014 menjadi 2020 Secara langsung bahwa H. Adek Erfil Manurung, SH tidak mengakui adanya AHU 2014 dan Notaris DR. Tintin Surtini, SH.,MH.,MKn dan secara otomatis beliau bukan bagian dari kami.

Dan didalam semua keputusan adalah Putusan PTUN. Putusan PT.TUN Dan Putusan Mahkamah Agung, Salinan Surat kekuatan hukum tetap. Dari putusan – putusan diatas bahwa Ketua Umum LASKAR MERAH PUTIH H. M. Arsyad Cannu telah dimenangkan dan AHU nomor 000978 AH.01.08 tahun 2020 tanggal 30 september dinyatakan tidak sah, dibatalkan dan dicabut … ini lembaga negara loh yang membatalkan, mengatakan tidak sah dan di cabut … bukan kami yang tentu melalui peninjauan, melalui tahapan, proses, dan UU yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia. jadi jangan mengatakan LASKAR MERAH PUTIH  H. Adek Erfil Manurung, SH adalah yang sah dan diakui Negara (Red)

Print Friendly, PDF & Email
Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.