Juni 22, 2021

Diduga Ada Permainan Pencairan Dana BPJS Jasa Medis Antara RSUDBM dan KCP BPJS Tanggamus

2 min read

Tanggamus MP – Ketidakpastian penyaluran Jasa medis BPJS di Rumah Sakit Umum Daerah Batin Mangunang (RSUDBM) yang di klaim pihak Rs Ke BPJS dan telah di cairkan oleh Pihak BPJS pada Bulan Juli dan Agustus.

Pasalnya jasa Medis BPJS untuk RSUDBM sudah di cairkan selama 2 bulan, namun pihak management Rs Batin Mangunang Hanya Membayarkan DiBulan Juli saja sedangkan Bulan Agustus Masih ditahan

Dr.Benson selaku Dirut RSUDBM saat pertama dikonfirmasi Melalaui Pesan Singngkat WhassApp mengtakan

“Karena berkas yang ada masih dalam tahap proses Verivikasi dari pihak BPJS sehingga belum dapat dibayarkan oleh mereka,” ungkap Benson.

Selanjutnya,Tim Mediapatriot.id menemui Kepala KCP BPJS Tanggamus Azeki,SE,MM diruangan kerja mengatakan, telah mencairkan dana BPJS bulan Juli dan Agustus.

“Berdasarkan klaim data yang sudah lengkap itu telah dicairkan pada bulan Juli dan Agustus sedangkan dibulan agustus di cairkan pada tanggal 19 Oktober 2020,” kata Azeki.

Menurut Dirut RSUDBM, Dr Benson mengatakan, masih tahapan proses Verifikasi data bulan agustus sampai dengan bulan oktober, sedangkan KCP BPJS Tanggamus, Azeki memastikan telah mencairkan BPJS untuk bulan Juli dan Agustus di tanggal 19 Oktober 2020.

Saat Tim Mediapatriot.id menanyakan kembali kepada Dr Benson masalah pembayaran jasa medis BPJS dibulan Agustus ia berdalih ada sebagaian pegawai yang dicairkan dan ada pula pegawai yang belum dicairkan BPJSnya.

“Memang benar pada bulan agustus ada pegawai yang sudah menerima pencairan dari BPJS, dan ada pula pegawai yang belum menerima pencairan BPJS. Itu semua tergantung dari pada verifikasi data pegawai itu sendiri,” terangnya.

Menanggapi pernyataan Dirut RSUDBM diatas, kami kembali konfirmasi Kepada Azeki,SE.,MM terkait hal itu.

“Yaa bener, masih ada yang tersisa sedikit klaim bulan Agustus yang dikembalikan untuk di konfirmasi terkait ADM yang kurang dan dapat diajukan kembali, begitu juga klaim September kemarin ada yang dikembalikan juga, karena kekurangan admnya,” ujarnya.

Ia juga menambahkan keterlambatan itu semua tergantung dari pihak RSUDBM.

“Ini tergantung RS, keterlambatannya, kemarin juga server RS sempet terganggu dan rusak,” tegasnya.

Saat disinggung pertanyaan mengenai berapa Jumlah dana BPJS yang dicairkan dan berapa banyak berkas dibulan Agustus yang di Klaim pihak RSUDBM, Azeki,SE,MM tidak dapat menjawab dan terkesan menutup nutupi.

Terkait pernyataan Dr Benson yang menyatakan bahwa Bulan Agustus sudah ada yang dibayarkan dan juga ada yang belum dan semua tergantung verifikasi data pegawai, kami mencoba konfirmasi kembali ke Narsum.

“Semua pegawai dibulan Agustus kami belum menerima semua pak, untuk apa kami berbohong, itu gak bener, kami semua gak merasa menerima pencairan BPJS bulan agustus,” pungkasnya.

Melihat kondisi yang seperti ini, diduga ada permainan antara pihak Management Rs Batin Batin Mangunang dengan BPJS, pasalnya pihak Rs Batin mangunang tidak menyalurkan jasa medis dibulan agustus sedangkan pihak BPJS menutupi jumlah klaim dan besarnya dana yang dicairkan BPJS. (Red)

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.